Waspada Modus Penipuan Online Shop Lewat E-cash

Penggunaan dana yang memakai sistem elektronik sekarang ini tentu bukan lagi hal baru di dunia perbankan, karena dalam beberapa tahun terakhir beberapa bank telah mempromosikan pemakaian fitur satu ini dalam layanan mereka. Namun walaupun begitu, masih diprediksikan kurang maksimal, hal ini nampak dari jumlah pengguna yang masih terbilang rendah. sementara itu, kebanyakan orang mengaku tidak mengenali fitur perbankan ini, sampai-sampai sistem ini dijadikan kesempatan untuk melakukkan kejahatan.

Mandiri e-cash merupakan uang elektronik berbasis server yang memanfaatkan teknologi aplikasi pada ponsel dan USSD, ataupun biasa disebut cash on hp, yang membolehkan pemegangnya melaksanakan transaksi perbankan tanpa harus membuka rekening ke cabang Bank Mandiri.

Kelebihan produk ini terletak pada pengalaman social banking sebagai pemegangnya dan merasakan kemudahan penggunaannya. Mandiri e-cash memiliki 3 karakter mudah ialah: gampang dapat, gampang isi, dan gampang dipakai.

Jadi kita lanjut membahas cara penipuan yang memakai Mandiri E-cash, Bagi anda yang kerap melaksanakan kegiatan trading online, harus sadar akan mode penipuan baru yang sedang berkembang. Penipuan ini meniru pembayaran barang memakai e-cash ataupun e-money berbasis server melalui aplikasi pada smartphone.

Penipuan ini cukup kerap ditemui web pengguna jual beli barang yang cukup terkenal, seperti OLX. Andina Yulianti (29), salah satu pengguna OLX mengatakan, baru-baru ini ia menjadi korban penipuan melalui E-Cash.

“Jadi awalnya Andina ingin membeli suatu barang lewat OLX setelah menemukan barang nya maka dia menghubungi langsung penjual, setelah konfirmasi kata si penjual, hanya bisa membayar via layanan e-cash karena rekening banknya bermasalah,” Untungnya, Andina, yang belum betul-betul mengerti mekanisme pembayaran melalui e-cash, lekas menyadari kejanggalan dalam
instruksi sebagai menarik duit dari e-cash yang diajukan oleh penipu.

ia mengatakan kepadanya gimana cara menarik duit ke rekening melalui ATM, ada menu Top Up, sepanjang yang dia tahu, top up berarti mengisi saldo, jadi sangat aneh bila aku mengisi saldo e-cash-nya, kata Andina. Andina menjelaskan, ia langsung melaksanakan kontak dengan penipu, sesudah membaca data dari OLX tentang peningkatan modus penipuan via e-cash.

Berdasarkan statment pihak OLX di situsnya, awal mulanya, calon pembeli (penipu) akan memberi tahu penjual bahwa mereka telah mentransfer uangnya. setelah itu, ia akan memohon penjual sebagai mengikuti langkah-langkah sebagai menarik duit pembayaran/transfer melalui ATM e-cash. bila itu yang terjadi, Anda harus waspada. Inilah karakteristik dan mode yang kerap dibuat menipu melalui media e-cash service.

1. Jangan Transaksi Melalui E-Cash
sesudah menanyakan barang yang dijual ke pembeli, penipu biasanya menolak melaksanakan pembayaran melalui bank lain atau melalui lewat atm selain menggunakan e-cash. penipu akan menekan dan mengeluarkan berbagai macam alasan agar meyakinkan pembeli memakai e-cash sebagai pembayaran dari barang yang ingin dibeli korban. bila pembeli potensial berkeras melaksanakan pembayaran dengan e-cash, Anda harus lekas menolak dan menutup pembicaraan agar anda tidak tertipu oleh tersangka

2. Langkah Demi Langkah Menipu Lewat E-cash
Saat melaksanakan pembayaran dengan transfer, pastinya Anda akan mengirimkan nomor rekening bank dan nama lengkap ke calon pembeli. bila lewat e-cash untuk melakukkan penipuan, nomor rekening dan nama lengkap Anda sebaliknya akan dipakai untuk membuat bukti transfer palsu. Contoh seperti di bawah ini.

Penipu selanjutnya mengarahkan anda untuk melakukkan langkah-langkah untuk menarik dana yang ditransfer. terlebih lagi penipu juga menawarkan bantuan untuk membimbing korban dalam hal menarik pembayaran. Bagi korban yang tidak terbiasa dengan fasilitas e-cash, tentunya tawaran yang di ajukan penipu ini sangatlah membantu. sesungguhnya, Anda sedang dijebak untuk
mengisi e-cash penipu dengan nominal dicap pada kode OTP palsu. Kode OTP yang tercantum pada bukti transfer palsu ini, merupakan jumlah nilai ataupun saldo yang dikirim oleh Anda ke account e-cash penipu.

3. Dana Didalam Bank Anda Ditarik oleh penipu
sesudah mengikuti langkah-langkah yang disarankan penipu, automatis saldo ATM anda akan berkurang. penipu kemudian akan menghilang dan lose komunikasi tentunya anda tidak bisa hubungi lagi. pihak Bank tentunya sangat susah melacak penipuan dengan E-cash dikarenakan dalam mendaftar e-cash, tidak perlu rekening bank yang bersangkutan. Proses pendaftaran dalam aplikasi e-cash tidak membutuhkan verifikasi dan data yang tercantum mampu dipalsukan.

Karena itu, OLX sangat menganjurkan agar Anda melaksanakan transaksi dengan calon pembeli COD dengan berjumpa langsung, karena hal tersebut bisa mengurangi kesempatan penipuan yang dilakukan oleh calon penjual ataupun pembeli potensial, kata OLX.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *